LIFE IS YEAH

Search This Blog

Showing posts with label Artikel Ketrampilan. Show all posts
Showing posts with label Artikel Ketrampilan. Show all posts

In Artikel Ketrampilan

Hai sobat !! Para pembaca blog saya yang selalu setia membaca semua postingan saya, hehehe... Disini saya baru saja menulis kembali postingan terbaru saya. Yakkk jeng jeng jeng .....

Mungkin kalian memiliki beberapa barang bekas yang tidak terpakai, misalnya kardus, sedotan, botol, dll. Kebanyakan pasti barang-barang tersebut langsung saja dibuang oleh pemiliknya karena membuat kotor lingkungan. Yah, kasihan sekali. Padahal barang-barang tersebut masih dapat kita olah lagi agar bisa menjadi barang yang berguna dan memiliki nilai jual. Penasaran apa yang saya tulis kali ini? Hayoo apa ya??? Coba tebak?? Simsalabimmmmm...... Taraaaaaaaaaa......*alaymaksdeh

Nah, disini saya akan mencoba untuk mendaur ulang botol bekas agar bisa menjadi tempat pensil yang cantik dan menawan di hati, seperti saya pastinya hehehe *bercanda. Jadi, dari pada membuang uang untuk membeli tempat pensil yang baru, kalian bisa menjadikan botol bekas ini sebagai tempat pensil untuk diletakkan di rumah, sekolah, atau kantor. Cara membuat tempat pensil warna warni dengan motif kupu-kupu tentu sangat disukai oleh anak-anak dan orang dewasa. Hanya bermodalkan botol plastik bekas (botol air mineral), anda sudah bisa membuat tempat pensil yang sangat lucu jika diletakan di atas meja belajar ataupun tempat kerja anda. Hanya saja, tempat pensil yang saya buat ini berukuran cukup besar sehingga tidak bisa dibawa kemana-mana dan harus diletakkan di suatu tempat yang tetap, misalnya meja belajar di rumah, meja kantor, meja guru, dll. Nah, penasaran bagaimana cara membuatnya? Yuk simak tutorial berikut ini ya sobat!

Alat dan Bahan :


ü  Botol air mineral bekas
ü  Gunting
ü  Lem tembak
ü  Gabus bekas
ü  Kain flanel bekas
ü  Lidi
ü  Cutter (jika diperlukan)
ü  Jarum pentul
ü  Pensil
ü  Glitter (merah, pink, oranye, biru)


Cara Membuat :

  1. Sediakan sekitar 8 botol le minerale bekas, 5 buah untuk tempat alat tulisnya, dan 3 buah untuk tempat penghapus atau alat tulis yag lain.
  2. Potong dinding botol bekas untuk tempat alat tulisnya dengan ukuran sekitar 15 cm dari alas, buang bagian atas botol.
  3. Potong bagian alas dari botol plastik menggunakan gunting. Ukuran sekitar 2 cm dari alas bawah. Disini saya memerlukan 3 buah alas botol bekas.
  4. Lalu membuat lapisan pada dinding botol. Buatlah pola persegi panjang dari kain flanel warna merah dan cream, ukuran panjang x lebar yaitu sekitar 20 cm dan 2 cm. Berjumlah sekitar 9 potong warna merah, 9 potong warna cream, dan 5 potong warna putih. (bentuk hiasan yang paling atas sesuai selera), kalau saya membuat hiasan tempat pensilnya yang paling atas dengan bentuk awan. Setelah selesai membuat pola, potong menggunakan gunting. Lalu, tempel potongan tersebut memutar pada dinding botol. Jangan lupa untuk menambah hiasan renda pada potongan flanel warna putih dan menaburkan glitter pada dinding botol bagian bawah sehingga menjadi seperti gambar dibawah ini.
  5. Mulai dari membuat kupu-kupu sebagai motif hiasan dari kain flanel warna merah dan cream, buat pola kupu-kupu dengan menggunakan pensil. Pola ada yang berukuran sedang dan besar yang berjumlah sekitar 5 potong pola sedang dan 5 potong pola besar. Potong pola menggunakan gunting.
  6. Setelah itu, tempel pola sedang diatas pola besar dengan menggunakan lem tembak. Lalu, tempel kupu-kupu pada bagian atas dinding botol.
  7. Setelah semua hiasan tertempel rapi pada bagian dinding botol, tempel kelima botol dengan bentuk melingkar seperti gambar dibawah.
  8. Setelah itu, tempel kembali kelima botol tersebut pada gabus (sebagai alas). Karena bentuk gabus yang tidak beraturan, potong gabus melingkar sesuai ukuran alas kelima botol tersebut.
  9. Setelah semua tertempel dengan rapi, kita akan membuat tiang di bagian tengah botol seperti gambar dibawah ini. Lidi dipotong sekitar 25 cm. Alas botol yang sudah dipotong tadi, ditempel dengan posisi seperti pada gambar dengan dibolongi bagian tengah alas dengan jarum pentul agar bisa ditempel pada lidi tersebut. Lalu balut dinding lidi dengan kain flanel untuk menyangga alas ketiga botol.
  10. Tancapkan lidi tersebut pada gabus, lalu lem bagian alasnya.
  11. Tempat pensil siap untuk digunakan. Yeayyyyyy!!!!!


Deskripsi produk :

Sebenarnya, saya membuat kerajinan tersebut terdapat dua fungsi kegunaannya, yaitu sebagai tempat peralatan alat tulis dan tempat untuk hiasan bunga.
Tempat pensil adalah suatu bentuk benda yang digunakan untuk menyimpan pensil. Sebuah tempat pensil juga dapat berisi alat tulis lain seperti penghapus, pena, tip-x, pensil warna, penggaris, spidol, dll. Tempat pensil adalah salah satu barang yang sangat dibutuhkan bagi manusia, khususnya para pelajar untuk menyimpan alat-alat tulisnya. Itulah alasan mengapa saya memilih untuk membuat kerajinan yang dapat saya gunakan untuk kebutuhan saya dan mungkin untuk kebutuhan orang lain.
Tempat pensil ini dapat digunakan juga untuk keperluan kantor, sekolah, dll. Kerajinan yang saya buat ini memiliki warna yang khas yaitu campuran antara merah, putih dan cream, sehingga membuat kerajinan ini terlihat semakin menyala dan indah untuk dipandang dengan beberapa hiasan yang saya tempel pada bagian dindingnya untuk mempercantik tampilannya. Serta dengan tiang yang berada ditengah memiliki fungsi sebagai tempat untuk menaruh penghapus. Jadi saya buat se kreatif mungkin.
Vas bunga adalah jambangan bunga atau wadah yang diisi dengan rangkaian bunga. Vas dapat dihias dengan berbagai lukisn atau hiasan lainnya sesuai untuk menambah keindahan isinya.

Nilai kegunaan dan keindahan :

Produk ini sangat cocok untuk para pelajar yang ingin memiliki tempat alat tulis yang cukup besar dan dapat diletakkan di meja belajar dengan tidak memakan banyak tempat, serta dapat memperindah meja belajar jadi kita tidak bosan ketika melihatnya.
Dilihat dari sisi keindahan dari kerajinan yang saya buat ini, kerajinan saya dapat pula digunakan sebagai tempat hiasan vas bunga yang biasanya diletakkan di meja ruang tamu.

Nilai jual :

Harga yang saya tawarkan cukup terjangkau, yaitu sekira Rp20.000,- s/d Rp25.000,- . Tergantung tingkat kesulitan dan bahan-bahan yang saya gunakan untuk membuat kerajinan tersebut.

Terimakasih para pembaca tulisan saya yang satu ini. Semoga bisa bermanfaat bagi Anda. ^_^
SAVE YOUR EARTH!!


Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Artikel Ketrampilan

Kanopi dari Botol Bekas
Kamu juga bisa membuat kanopi dari botol bekas. Namun, untuk membuat kanopi dari botol bekas ini membutuhkan banyak botol bekas. Jika kamu memiliki banyak botol bekas, berarti kamu tidak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk membuat kanopi ini. Botol bekas dapat dijumpai di tempat tertentu yang menjual segala macam bahan bekas.
Namun, jika kamu tidak memiliki banyak botol bekas, mungkin kamu perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk mendapatkan botol bekas tersebut. Tentu saja biaya yang dikeluarkan masih jauh lebih murah dibandingkan dengan membeli kanopi sendiri dari seng atau lainnya. Bagi kamu yang ingin membuat kanopi dari botol bekas, berikut bahan dan cara pembuatannya.
Bahan dan peralatan yang dibutuhkan :
ü  Botol bekas
ü  Tali atau kawat
ü  Kayu atau besi
ü  Paku dan Palu (Optional)
ü  Cat (warna sesuai selera)

Ø  Cara Membuat Kanopi dari Botol Bekas
ü  Langkah pertama adalah cat bagian bawah botol agar bisa melindungi sengatan matahari.
ü  Susun botol bekas sesuai bentuk yang diinginkan.
ü  Ikat menggunakan tali atau kawat susunan botol bekas tersebut.
ü  Buat penyanggah dari kayu atau besi. Jika menggunakan kayu, berarti membutuhkan palu dan paku. Namun, jika menggunakan besi bisa memakai mur dan baut atau besi di las.
ü  Gantung susunan botol tersebut di penyanggah.
ü  Kanopi dari botol bekas sudah jadi dan siap untuk digunakan.


Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Artikel Ketrampilan

Cara Membuat Figura


Alat dan bahan :

    -   Kertas  Manila  Putih
    -   Lem
    -   Kain  Flanel
    -   Kertas  Kardus
    -   Gunting
    -   Benang
    -   Borci

Cara membuat :

     1.   Gunting kertas kardus dengan panjang kira - kira 20 cm dan lebar 14 cm.
     2.   Kemudian gunting kertas manila putih dengan ukuran yang sama, lalu   tempelkan di atas kertas kardus.
3.    Lalu, gunting kain flanel dengan ukuran yang sama, tetapi kain flanel bagian tengah dibuat lubang seperti bentuk persegi panjang, dengan  ukuran lebar sisi atas, bawah, kiri, dan kanan kira – kira 2,5cm.
     4.   Setelah itu, tempelkan kain flanel di atas kertas manila putih.
     5.   Kemudian hias figura tersebut sesuai dengan keinginanmu


MEMBUAT GANTUNGAN FIGURA DARI BORCI :    

     1.   Gunting benang dengan panjang kira – kira 20 cm, kemudian masukkan borci ke benang itu.
     2.   Lalu, tempelkan di bagian atas belakang figura.
     3.   Borci itu digunakan untuk gantungan figura , Jadi figura tersebut dapat digantung di mana saja.
     4.   Jadi, selesailah sudah membuat figura untuk HARI IBU.


Hasil akhir seperti gambar dibawah ini :

                                                                                                                                                      

( CONTOH FIGURA DENGAN MOTIF APEL )


Read More

Share Tweet Pin It +1

1 Comments

In Artikel Ketrampilan

Pembuatan Taplak Meja dengan Teknik Tusuk Silang

Pengertian Sulam

Bordir atau sulaman adalah hiasan yang dibuat di atas kain atau bahan - bahan lain dengan jarum jahit dan benang. Selain benang, hiasan untuk sulaman atau bordir dapat menggunakan bahan - bahan seperti potongan logam, mutiaramanik - manikbulu burung, dan payet.
Di antara jenis tusukan yang umum dikenal dalam menyulam adalah tusuk rantaitusuk jelujurtusuk kelim, dan tusuk silang. Selain dijahit dengan tangan, sulaman dibuat dengan mesin jahit dan Mesin Bordir komputer.
Kain dan benang yang dipakai untuk seni bordir berbeda - beda menurut tempat dan negara. Sejak ribuan tahun yang lalu, kain atau bedang dari wollinen, dan sutra sudah dipakai untuk membuat sulaman. Selain benang dari wol, linen, dan sutra, sulaman modern menggunakan benang sulam dari katun atau rayon.
Sulam pita adalah sulaman yang menggunakan pita berbagai ukuran dan bahan untuk membuat motif - motif bunga. Pita memberi efek tiga dimensi karena ukuran pita lebih besar dari benang. Hasil sulaman pita juga lebih dekoratif karena bahan pita yang lebih beragam.
Hasil akhir sulaman dapat dibedakan menjadi :
·            Sulam datar                            : hasil sulaman rata dengan permukaan kain
·           Sulam terawang (kerawang)          : hasil sulaman berlubang - lubang, misalnya untuk taplak meja dan pinggiran kebaya
·           Sulam timbul                           : hasil sulaman membentuk gelombang di permukaan kain sesuai lekuk gambar.


PROSES PEMBUATAN TAPLAK MEJA DENGAN TEKNIK TUSUK SILANG

a.  Pembuatan desain :
Membuat gambar sulaman dengan teknik tusuk silang

b.  Persiapan alat dan bahan

Ø    Bahan :

- Kain stermin.

- Benang sulam aneka warna.

Ø    Alat :

- Jarum
- Gunting

- Pemedangan / bidangan

c.   Langkah kerja :

        ·            Memasang kain pada pemedangan / bidangan
v Fungsi pemedangan adalah menahan kain agar senantiasa tegang selama proses menyulam.

     *            Pada dasarnya menyulam adalah menjahit dengan tangan .
v Ada berbagai jenis tusuk sulaman seperti : tusuk tikam jejak, tusuk flanel, tusuk festo, tusuk rantai, tusuk pipih, tusuk silang, tusuk simpul, tusuk tulang ikan dan lain - lain.

Tujuan menyulam adalah semata - mata menciptakan keindahan. 

Dalam proses menyulam, selain penyulaman itu sendiri ada dua hal yang harus diperhatikan yaitu, memulai dan mengakhiri sulaman.

Caranya adalah sebagai berikut :

*     Memulai sulaman


Sebelum membuat tusukan pertama, buatlah jelujur halus dari bagian buruk dengan hanya mengambil tiga atau empat langkah, lalu jarum ditusukkan pada bagian yang baik untuk memulai sulaman atau dengan cara lain, yaitu tusukkan jarum dari bagian buruk kebagian baik tinggalkan benamg pada bagian buruk sekitar 2 cm. Sisa benang ini akan dijepit pada waktu membuat sulaman sehingga ujung benang tidak tercabut.



*     Mengakhiri sulaman


Mengakhiri sulaman dilakukan dengan cara menusukkan jarum dari bagian baik kebagian buruk, lalu dibalutkan kebagian sulaman yang ada pada bagian buruk sebelum benang digunting.



Pada pembuatan taplak meja ini, tusuk hias digunakan adalah tusuk silang, yang bentuk dan cara membuatnya seperti berikut ini :


 




Hasil akhir :



Pengertian menjahit

Menjahit adalah pekerjaan menyambung kain, bulu, kulit binatang,pepagan, dan bahan - bahan lain yang bisa dilewati jarum jahit dan benang. Menjahit dapat dilakukan dengan tangan memakai jarum tangan atau dengan mesin jahit. Orang yang bekerja menjahit pakaian disebut penjahit. Penjahit pakaian pria disebut tailor, sedangkan penjahit pakaian wanita disebut modiste. Pendidikan menjahit dapat diperoleh di kursus menjahit atau sekolah mode.



Alat dan bahan :

ü  Kain
ü  Benang
ü  Gunting
ü  Jarum pentul
ü  Jarum jahit
ü  Bantalan jarum
ü  Mesin jahit
ü  Kertas karbon
ü  Pola pakaian
ü  Mesin obras
ü  Setrika
ü  Papan setrika
ü  Kapur jahit

ü  Karbon jahit / roda surih


Pekerjaan menjahit pakaian terdiri dari tahap pembuatan pola, pemotongan bahan, dan menjahit.

·         Pembuatan pola


Dalam istilah desain busana, pola adalah bagian - bagian pakaian yang dibuat dari kertas untuk dijiplak ke atas kain sebelum kain digunting dan dijahit. Pola dasar dibuat berdasarkan model pakaian, dan ukurannya disesuaikan dengan ukuran badan pemakai. Ada dua teknik utama dalam membuat pola dasarkonstruksi datar yang menggambar pola di atas kertas dengan memakai pengukuran - pengukuran yang akurat, dan konstruksi padat (pola draping) yang membuat pola memakai kain muslin atau belacu di atas boneka jahit. Metode menggambar pola sesuai nama pencipta metode, misalnya Dressmaking dan So - En dari Jepang, atau Danckaerts dan Cuppens Geurs dari Belanda. Majalah wanita juga sering memuat pola siap pakai (pola jadi) berikut instruksi cara menjahitnya.

·           Pemotongan bahan


Setelah pola disematkan ke kain dengan jarum pentul, kain digunting sesuai pola yang dijadikan contoh. Dalam produksi pakaian secara massal, kain dipotong dengan mesin potong. Sebelum pola dilepas dari bahan, garis - garis dan tanda - tanda pada pola dijiplak ke atas kain dengan bantuanraderkarbon jahit, dan kapur jahit.


·           Pekerjaan menjahit


Setelah kain digunting, potongan kain disambung dengan memakai jarum tangan atau mesin jahit. Dalam menjahit dikenal sejumlah teknik jahitan, misalnya tusuk balik (setik balik), tusuk rantai, dan tusuk tangkai. Selain itu dikenal jahitan kampuh untuk menyambung dua helai kain menjadi satu, dan teknik menjahit kelim. Walaupun jahitan mesin lebih rapi daripada jahitan tangan, tidak semua teknik jahitan dapat dilakukan dengan mesin. Setelah pakaian selesai dijahit, bagian tepi kampuh yang bertiras dirapikan dengan mesin obras agar benang-benang kain tidak terlepas.

·           Penyelesaian akhir
Setelah selesai, pakaian sering perlu dilicinkan dengan setrika di atas papan setrika. Penyetrikaan bagian - bagian yang sulit seperti lengan baju dilakukan dengan bantuan bantal setrika.







 




“ THANK YOU ”

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

Powered by Blogger.